..</em> ..</em> ..

Daily Research

 

OSO Daily 11 Oktober 2018


Tanggal publikasi: 2018-10-11 01:29:34 WIB
Market Review
Pada perdagangan kemarin (10/10), IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0,41% ke level 5,820.67. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona hijau, dimana sektor Barang Konsumsi dan Pertambangan memimpin penguatan masing-masing sebesar 1,19% dan 0,95%. Adapun saham yang menjadi penggerak indeks diantaranya: BMRI, GOOD, HMSP, UNVR, PGAS
Penguatan pada IHSG merupakan hal yang wajar mengingat IHSG telah banyak terkoreksi dalam pekan-pekan sebelumnya. Adapun pernyataan BI terkait perkiraan laju inflasi yang sebesar 3.4% serta CAD yang sebesar 2.9% dari PDB nampaknya turut menjadi salah satu penggerak indeks.
Pelaku pasar asing mhembukukan aksi jual bersih (Netsell) sebesar Rp 574 miliar. Nilai tukar rupiah terapresiasi sebesar 0.25% ke level 15.200.

Global Market
Sementara itu, indeks utama bursa Wall st ditutup dalam zona merah. Indeks Dow Jones turun 3.15%, S&P melemah 3.29%, dan Nassdaq terkoreksi 4.08%.
Penurunan terbesar indeks utama bursa Wall St sejak Februari 2018 ini salah satunya dikarenakan sell-off yang dilakukan pelaku pasar atas aset-aset berisiko. Adapun pelaku pasar mengambil langkah antisipasi atas pernyataan IMF baru-baru ini terkait dampak perang dagang yang juga direspon oleh kenaikan imbal hasil Treasury di lebih dari 7 tahun tertingginya, dimana hal ini menandakan pengetatan modal secara global.
Selain itu, pelemahan terbesar terjadi pada sektor teknologi diatas 4% seiring dengan lemahnya permintaan China atas produk teknologi chip.

JCI Prediction
IHSG ditutup menguat sebesar 0.4% ke level 5,820. IHSG ditutup candle bullish dengan indikator Stochastic bullish, MACD histogram bergerak ke arah positif dengan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 5,756 - 5,848.

Highlight News
Economic & Industry News
• Pemerintah Tunda Kenaikan BBM Guna Pastikan Kesiapan Pertamina Terkait Kebijakan Ini
• IMF: Ketegangan Perdagangan Dapat Merugikan Pertumbuhan Ekonomi Global, Khususnya Di Negara Berkembang
• BI Perkirakan Laju Inflasi Hingga Akhir Tahun Ini Sebesar 3,4% Atau Ini Lebih Rendah Dari Target Tengah BI Yang Sebesar 3,5%
• BI Proyeksi Defisit Transaksi Berjalan Atau Current Account Deficit (CAD) Pada Tahun Ini Sebesar 2,9% Dari Produk Domestik Bruto (PDB)

Corporates News
• Harga Minyak Dunia Menguat, AKRA Akan Lebih Cepat Distribusikan BBM Impor
• Target Produksi Batubara ABMM Sebanyak 10 Juta Ton Di Tahun 2018 Telah Habis Dikontrak Pembeli
• TRAM Mendapatkan Kontrak Kerjasama Pertambangan Dengan PT Citra Dayak Indah
• CARS Akuisisi 64.900 Saham PT Andalan Adhi Niaga
• IKAI Akan Mulai Operasikan Kembali Pabrik Keramik Pada Februari 2019
• OASA Memperkirakan Dapat Memperoleh Kontrak Baru Pada Kuartal IV 2018
• PT Shield On Services Tawarkan Harga IPO Sebesar Rp 250 - Rp 275 Per Saham
• MDKI Berencana Akan Membagikan Saham Bonus Dengan Rasi 100:40
• KINO Resmi Membeli Seluruh Saham PT Kino Morinaga & Co, Ltd Pada 9 Oktober 2018

...download>> view pdf format>> back>>