..</em> ..</em> ..

Daily Research

 

OSO Daily 16 Mei 2018


Tanggal publikasi: 2018-05-16 01:23:38 WIB
Market Review
Pada perdagangan kemarin (15/05), IHSG ditutup melemah 1,83% ke level 5,838.12. Delapan dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam zona merah, dimana sektor Keuangan dan Barang Konsumsi memimpin pelemahan masing-masing 2,96% dan 2,77%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks diantaranya: BBCA, TLKM, BMRI, BBRI, UNVR
Penurunan yang terjadi pada indeks dikarenakan adanya rilis data neraca perdagangan bulan April 2018 yang mengalami defisit sebesar US$ 1,62 miliar atau di luar ekspektasi pelaku pasar.
Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) sebesar Rp 1,16 triliun. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0.46% ke level Rp 14.037

Global Market
Sementara itu, indeks utama bursa AS kompak ditutup melemah pada perdagangan semalam. Indeks Dow Jones turun 0.78% ke level 24,706.41, S&P melemah 0.68% ke level 2,711.45, dan Nasdaq terangkat 0.81% ke level 7,351.63.
Penurunan indeks terjadi seiring dengan kenaikan imbal hasil 10-tahun yang berada diatas 3.07%. Pelaku pasar mengalihkan asetnya ke aset yang lebih aman dan menguntungkan, dimana Nasdaq tertekan paling dalam dengan saham Agilent Technologies turun hampir 10% menjadi salah satu pemberat indeks Nasdaq.
berikut beberapa data ekonomi yang nampaknya turut menjadi sentimen negatif diantaranya data ritel sales bulan April sebesar 4.7% (YoY) lebih rendah dibanding bulan sebelumnya yang sebesar 4.9% (YoY).

JCI Prediction
IHSG ditutup melemah sebesar 1.8% ke level 5,838. IHSG ditutup dengan candle bearish dan break low candle dengan indikator Stochastic berbalik melemah dan MACD histogram bergerak negatif dengan volume meningkat. Kami perkirakan IHSG bergerak melemah dengan pergerakan di kisaran 5,768 - 5,866.

Highlight News
Economic & Industry News
• BPS Catat Neraca Perdagangan April 2018 Kembali Defisit Sebesar US$ 1,63 Miliar Dikarenakan Nilai Impor Yang Tumbuh 11.28% Lebih Tinggi Dibanding Pertumbuhan Nilai Ekspor Yang Sebesar 9.01%
• CAD Berpotensi Terjadi Lagi Di Bulan Mei Seiring Tekanan Impor Akan Lebih Tinggi Saat Puasa Dan Lebaran
• Mengantisipasi Rilisnya Data EIA, Harga Minyak Turun Di Awal Sesi Perdagangan
• Utang Luar Negeri Pemerintah Melemah, Kupon SBN Kurang Menarik Seiring Kenaikan Yield Treasury 10 Tahun Di AS Yang Terus Mengalami Kenaikan

Corporates News
• UNVR Akan Menjual Segmen Spreads Senilai Rp 2,65 Tiliun Kepada Sigma Bidco B.V.
• BMRI Dan BBCA Berencana Terbitkan Obligasi Konversi Sebesar Rp 1 Trilun
• INDF, TLKM, PTBA Masuk Daftar Indeks FTSE Value Stocks ASEAN Per 21 Mei 2018
• BEST Akan Membagikan Dividen Sebesar Rp 10 Per Saham Pada 6 Juni 2018
• TOWR Akan Membagikan Rp 87,61 Per Saham Pada 7 Juni 2018
• Pada Kuartal I 2018 SMCB Mencatatkan Kerugian Sebesar Rp 332 Miliar
• Pada Kuartal I 2018 Laba Bersih MTRA Turun 26,95% Menjadi Rp 3,36 Miliar
• LTLS Akan Membagikan Dividen Sebeesar Rp 30 Per Saham Pada 5 Juni 2018
• INKP Masuk Daftar Saham MSCI Global Standard Menggantikan EXCL

...download>> view pdf format>> back>>