..</em> ..</em> ..

Daily Research

 

OSO Daily 13 Februari 2018


Tanggal publikasi: 2018-02-13 08:15:46 WIB
Market Review
Pada perdagangan kemarin (12/02), IHSG ditutup menguat 0.28% ke level 6,523.45. Tujuh dari sepuluh indeks sektoral ditutup dalam teritori positif, dimana sektor perkebunan dan pertambangan memimpin penguatan masing-masing sebesar 1.73% dan 1.69%. Saham yang menjadi penggerak indeks diantaranya: BBRI, MYRX, TOWR, RIMO, dan BBNI.

Rilisnya data current account yang defisit beberapa waktu lalu, nampaknya tidak menyurutkan optimisme pasar untuk melakukan aksi beli pada perdagangan kemarin. Pasca IHSG terkoreksi di akhir pekan lalu, pasar melakukan momentum buy dikarenakan kondisi pasar yang dinilai murah, dimana hal ini kemudian mendorong indeks ke zona hijau.

Selain itu, penguatan indeks juga dikarenakan optimisme pelaku pasar menantikan rilisnya keputusan Bank Indonesia terkait kebijakan suku bunga 7Days RR.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 582.6 miliar. Nilai tukar Rupiah terdepresiasi sebesar 0,08% ke level Rp 13,639.00

Global Market
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam teritori positif pada perdagangan semalam (12/02). Indeks Dow Jones menguat 1.70% ke level 24,601.26, S&P naik 1.39% ke level 2,656.00, dan Nasdaq terangkat 1.56% ke level 6,981.96.

Penguatan indeks terjadi seiring meredanya kekhawatiran pasar terkait ketidakstabilan politik AS serta beberapa faktor lainnya.

Pasar merespon positif terkait proposal anggaran Presiden Trump tahun 2019 yang dinilai dapat mendorong perbaikan infrastruktur di AS, dimana anggaran tersebut mencakup USD 200 miliar untuk infrastruktur, USD 23 miliar untuk keamanan, dan USD 716 miliar untuk militer.

Adapun data ekonomi AS yang rilis diantaranya : consumer inflation expectation bulan Januari di level 2.71% lebih rendah dibanding periode sebelumnya yang di level 2.82%, Monthly budged statement bulan Januari surplus sebesar USD 49 miliar lebih tinggi daripada sebelumnya defisit USD 23 miliar.

JCI Prediction
IHSG ditutup menguat sebesar 0.3% ke level 6,523. IHSG berada di area support harmonic di fibonaccci retracement 38.2% dengan candle bullish. Stochastic golden cross, RSI kembali bullish serta volume meningkat. IHSG diperkirakan kembali menguat dengan pergerakn di kisaran 6,483 - 6,575.

Highlight News
Economic & Industry News
• Pemerintah Akan Mendongkrak Kinerja Ekspor Barang Agar Rasio Utang Luar Negeri Terhadap Current Account Receipt Berkurang
• Negara Bagian California Menentang Presiden Donald Trump Dalam Rencana Revisi Standar Efisiensi Bahan Bakar Kendaraan Baru
• Produksi Minyak Mentah Amerika Serikat (AS) Menunjukkan Tren Peningkatan Menjadi Salah Satu Sentimen Negatif Pergerakan Harga Minyak

Corporates News
• TPIA Berencana Menerbitkan Obligasi Senilai Rp 500 Miliar
• BULL Berencana Akan Terbitkan Right Issue Sebanyak 2,6 Miliar Saham Dengan Target Dana Sebesar Rp 650 Miliar
• SULI Akan Terbitkan Right Issue Sebanyak 2,5 Miliar Saham
• TGKA Anggarkan Belanja Modal 2018 Sebesar Rp 8,5 Miliar
• WIKA Targetkan Laba Bersih Tahun 2018 Sebesar Rp 1,96 Triliun
• Tingkatkan Volume Transaksi BBRI Targetkan Dapat Memiliki 500.000 BRILink Di Tahun 2018
• ASII Melakukan Kerja Sama Dengan Go-jek Dengan Memberikan Dana Sebesar US$ 150 Juta
• ERAA Dapatkan Pinjaman Senilai Rp 1,47 Triliun Dari BBCA
• ADMF Akan Terbitkan Obligasi Dan Sukuk Mudharabah Mencapai Rp 1,5 Triliun
• Laba Bersih Tahun 2017 JSMR Naik 16.4% Menjadi Rp 2,09 Triliun Dari Sebelumnya Rp 1,89 Triliun
• BNII Akan Terbitkan Obligasi Senilai Rp 800 Miliar Untuk Pengembangan Usaha

...download>> view pdf format>> back>>