..</em> ..</em> ..

Daily Research

 

OSO Daily 22 Januari 2018


Tanggal publikasi: 2018-01-22 00:45:41 WIB
Market Review
Pada perdagangan hari Jumat (19/01), IHSG kembali menembus rekor penutupan tertinggi barunya untuk yang keempat kali sepanjang pekan kemarin. IHSG menguat 0.28% ke level 6,490.90. Tujuh dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori positif, dimana sektor industri dasar dan pertambangan memimpin kenaikan masing-masing 0.92% dan 0.90% Saham yang menjadi penggerak indeks diantaranya : HMSP, PGAS, TPIA, EMTK, dan INKP.
Penguatan indeks terjadi seiring keputusan Bank Indonesia yang kembali mempertahankan suku bunga 7Day RR di level 4.25% sesuai dengan ekspektasi para pelaku pasar.
Adapun dari dalam negeri, rilisnya data penjualan mobil bulan Desember yang turun sebesar -2% (yoy) dibanding periode sebelumnya nampaknya tidak menyurutkan optimisme pelaku pasar pada perdagangan Jumat (19/01).
Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) senilai Rp 899.55 miliar. Nilai tukar Rupiah terapresiasi sebesar 0.23% ke level Rp 13,316.

Global Market
Pada pedagangan Jum'at (19/01) kemarin indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam zona hijau, dimana indeks Dow Jones menguat 0.21% ke level 2,6071.72, S&P500 naik 0.44% ke level 2,810.30, dan Nasdaq terangkat 0.55% ke level 7,336.38.
Penguatan tersebut terjadi seiring meredanya ketegangan di semenanjung Korea, dimana saat ini Korea Utara telah memutuskan untuk mengirimkan 22 atletnya yang siap bertanding dalam tiga cabang olahraga. Selain itu, Korea Utara juga telah menerima proposal Korea Selatan untuk melakukan kunjungan ke negaranya pada 25-27 Januari. Meredanya ketegangan geopolitik tersebut direspon positif oleh pelaku pasar.
Sementara dari pasar komoditas, harga minyak mentah dunia naik 0.14% ke level USD 63.46 perbarel. Adapun penguatan ini dikarenakan adanya rencana OPEC dan NON-OPEC untuk melakukan stabilitas pasokan minyak hingga tahun 2019, dimana rencana ini baru akan dibahas pada pertemuan bulan April di Arab Saudi.

JCI Prediction
IHSG kembali ditutup all time high dengan kenaikan 0.28% ke level 6,490.90 dengan pola candlestick hammer. Sepanjang perdagangan pergerakan IHSG cenderung bearish, kemudian menjelang akhir penutupan ditutup gap up. Stochastic, RSI berada di area overbought dan MACD masih positif serta adanya penurunan volume. IHSG dibayangi aksi profit taking yang diperkirakan melemah terbatas di kisaran 6,458 - 6,506.

Highlight News
Economic & Industry News
• Bank Sentral Dunia Kurangi Obligasi AS Mengakibatkan Posisi Dollar Berpotensi Menguat
• Pemerintah Optimistis Menantikan Keputusan Moody's Terhadap Sovereign Credit Rating Lndonesia
• Larangan Oleh Parlemen Uni Eropa Dalam Penggunaan Minyak Sawit Mentah Untuk Membuat Biofuel Menekan Harga Komoditas CPO
• Capital Inflow Ke Pasar Keuangan Dalam Negeri Cukup Besar Merefleksikan Kondisi Indonesia Yang Cukup Baik

Corporates News
• Total Alliance Holdings Limited Memperbesar Kepemilikan Saham DAYA Menjadi 1,26 Miliar Saham Atau Setara 51,98%
• MBSS Dapatkan Kontrak Pengangkutan Batubara Senilai US$ 78 Juta Dari PT Muji Line
• CTRA Membukukan Marketing Sales 2017 Sebesar Rp 7.65 Triliun
• BMRI Akan Terbitkan Obligasi Konversi Senilai Rp 1 Triliun Pada Semester II 2018
• BBRI Akan Kembangkan Sistem Pembayaran Dengan QR Code
• WTON Anggarkan Capex 2018 Sebesar Rp 680 Miliar Yang Akan Digunakan Untuk Penambahan Kapasitas Pabrik
• ELTY Anggarkan Capex 2018 Sebesar Rp 1 Triliun Naik 42,86% Dibandingkan Capex Tahun 2017 Sebesar Rp 700 Miliar
• DSSA Memberikan Pinjaman Senilai Rp 450 Miliar Kepada PT SKS Listrik Kalimantan Untuk Melanjutkan Proyek PLTU Kalteng-1
• PT Tridomain Performance Materials Berencana Melakukan IPO Dengan Melepas 40% Sahamnya
• IPCM Dapatkan Kontrak Kerja Sama Baru Operasi Pelayanan Pemanduan Dan Penundaan Kapal Dengan PetroChina International Jabung Ltd
• GMFI Akan Melakukan Private Placement Sebanyak 10% Saham Pada Akhir Kuartal I 2018

...download>> view pdf format>> back>>