..</em> ..</em> ..

Daily Research

 

OSO Daily 19 Januari 2018


Tanggal publikasi: 2018-01-19 08:15:24 WIB
Market Review
Pada perdagangan hari Kamis (18/01), IHSG berhasil menembus rekor tertinggi baru di level 6,472.66 atau menguat 0.44%. Tujuh dari sepuluh indeks sektoral berakhir dalam teritori positif, dimana sektor aneka industri dan barang konsumsi memimpin kenaikan masing-masing 1.08% dan 1.42%. Saham yang menjadi penggerak indeks diantaranya : HMSP, BBCA, ASII, RALS, dan GGRM.
IHSG kembali menembus rekor tertinggi barunya ditengah penantian rilisnya keputusan BI terkait tingkat suku bunga 7Days RR. Adapun suku bunga tersebut berdasarkan konsensus diperkirakan masih akan bertahan di level 4.25%.
Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) senilai Rp 294.99 miliar. Nilai tukar Rupiah terapresiasi sebesar 0.09% ke level Rp 13,347.

Global Market
Sementara itu, indeks utama bursa Wall Street ditutup dalam zona merah pada perdagangan semalam (18/01). Indeks Dow Jones melemah 0.37% ke level 26,017.81, S&P tertekan 0.16% ke level 2,798.03, dan Nasdaq turun tipis 0.03% ke level 7,296.05.
Pelemahan indeks terjadi seiring kekhawatiran pasar menanggapi pidato dari Presiden The Fed yakni Robert Kaplan yang menyatakan perekonomian AS tahun ini berpotensi lebih bergejolak.
Adapun untuk mengatasinya diperlukan kenaikan suku bunga The Fed kurang lebih tiga kali di tahun ini. Selain itu, Kaplan juga menyebutkan bahwa tahun ini The Fed akan mengalami sedikit masa-masa sulit melawan resesi jika inflasi tidak mencapai target 2%. Dan bahkan apabila suku bunga tidak segera dinaikkan hingga pertengahan tahun, maka kenaikan tiga kali harus tetap dijalankan hingga ke level 2.25%. selain itu, The Fed juga harus mewaspadai dampak kenaikan tersebut terhadap pembalikan kurva imbal hasil yang nantinya malah akan menjadi pertanda awal resesi.

JCI Prediction
IHSG kembali ditutup menguat sebesar 0.44% ke level 6,472.67. IHSG sudah break out dari resistance classic terdekat di level 6,445. Kami perkirakan IHSG melanjutkan trend penguatan ke resistance selanjutnya dilihat dari indikator RSI masih strong, Stochastic bullish dan MACD masih positif serta volume meningkat. IHSG diperkirakan bergerak menguat di kisaran 6,448 - 6,505.

Highlight News
Economic & Industry News
• PDB China Tumbuh 6.8% Lebih Tinggi Dari Perkiraan Sebelumnya Mengindikasikan Tanda-Tanda Ketahanan Pasar Properti Dan Mendukung Atas Fundamental Ekonomi China Di 2018
• BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 7Days RR Ke Level 4.25% Serta Perkiraan Inflasi Tahun Ini Dikisaran 2,5%-4,5%
• Sumber Dana Bagi Pembangunan Belum Ada Kejelasan Menunjukkan Alarm Bahaya Bagi Infrastruktur
• BI : Peningkatan Impor Berpotensi Memperlebar Defisit Transaksi Berjalan Hingga 2%-2,5% Pada Tahun 2018

Corporates News
• DSSA Tambah Pinjaman Anak Usaha PT SKS Listrik Kalimantan Menjadi Rp 450 Miliar Dari Sebelumnya Rp 200 Miliar
• SUGI Alokasikan 60% Pendapatan 2017 Untuk Membayar Utang
• KLBF Akan Selesaikan Pembangunan Dua Pabrik Baru Di Tahun 2018
• JKON Telah Menggunakan Dana Hasil Right Issue Sebesar Rp 347,72 Miliar
• HOKI Anggarkan Belanja Modal Rp 100 Miliar Untuk Pembangunan Pabrik Di Sumatera Selatan
• DOID Telah Menggunakan 91,5% Dana Hasil Right Issue Senilai Rp 1.07 Triliun
• WSKT Dapatkan Pinjaman Sebesar Rp 1 Triliun Untuk Pembangunan Tol Salatiga-Kertasura
• Laba Bersih 2017 BBNI Naik 20,1% Menjadi Rp 13,62 Triliun Dari Sebelumnya Rp 11,34 Triliun
• SMGR Memberikan Pinjaman Kepada PT Semen Indonesia Aceh Senilai Rp 97,5 Miliar
• ANTM Targetkan Penjualan Emas Sebanyak 24 Ton Pada Tahun 2018
• BOGA Akan Tambah Tiga Diler Baru Pada 2018 Untuk Meningkatkan Penjualan

...download>> view pdf format>> back>>