..</em> ..</em> ..

Daily Research

 

OSO Daily 07 Desember 2017


Tanggal publikasi: 2017-12-07 08:42:50 WIB
Market Review
Pada perdagangan hari Rabu (06/12), IHSG ditutup menguat 0.58% ke level 6,035.51. Enam dari sepuluh indeks sektoral berada dalam zona hijau, dimana sektor aneka industri dan keuangan memimpin penguatan masing-masing sebesar 1.57% dan 1.46%. Saham-saham yang menjadi penggerak indeks diantaranya : BBRI, BBCA, ASII, BDMN, dan SMBR.
Sentimen positif yang menjadi salah satu penggerak indeks tersebut yaitu dari pernyataan BI yang optimis dengan pertumbuhan perekonomian Indonesia, dimana BI juga menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan antisipasi akan kenaikan suku bunga The Fed satu kali lagi di tahun ini dan tiga kali di tahun 2018.
Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (netsell) senilai Rp 451.60 miliar. Nilai tukar Rupiah terdepresiasi sebesar 0.20% ke level Rp 13,546.

Global Market
Sementara itu, mayoritas indeks utama Bursa Wall Street pada perdagangan semalam (06/12) ditutup melemah. Indeks Dow Jones turun 0.16% ke level 24,140.91 dan S&P melemah 0.01% ke level 2,629.27 . Adapun indeks Nasdaq berhasil menguat 0.21% ke level 6,776.38.
Koreksi yang terjadi pada indeks S&P inline terhadap penurunan sektor pertambangan sebesar 1.29% dikarenakan turunnya komoditas minyak sebesar 2.35% menjadi USD 56.09 per barel seiring dengan peningkatan pasokan bensin per 01 Desember sebesar 6.78 juta barel atau naik signifikan dari sebelumnya sebesar 3.62 juta barel.
Selain itu rilisnya data ekonomi AS yang dibawah ekspektasi juga turut menjadi pemberat indeks. Indeks non farm productivity kuartal III hanya tumbuh 3.0% atau dibawah ekspektasi pasar 3.3%. ADP Employment change bulan November tumbuh 190.000 orang dari sebelumnya 235.000 orang.

JCI Prediction
IHSG berhasil ditutup menguat sebesar 0.58% dengan bullish candle. Stochastic golden cross, RSI bergerak bullish dan MACD histogram bergerak ke arah positif serta volume meningkat. IHSG diperkirakan akan kembali menguat dengan pergerakan di kisaran 6,000-6,073.

Highlight News
Economic & Industry News
• Inflasi Dan Nilai Tukar Rupiah Masih Berada Pada Kisaran Target. Bank Indonesia Tidak Akan Melakukan Revisi Atau Penyesuaian Ulang
• BI : Risiko Kenaikan The Fed Tidak Akan Berpengaruh Signifikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
• Moody's Menilai Indonesia Perlu Perbaiki Iklim Investasi Dan Reformasi Birokrasi
• Bank Sentral AS Diperkirakan Naikkan Suku Bunga The Fed Sebanyak Satu Kali Pada Bulan Ini Dan Tiga Kali Di Tahun 2018

Corporates News
• BATA Akan Membagikan Dividen Sebesar Rp 530 Per Saham Pada 20 Desember 2017
• RALS Berencana Menambah Dua Gerai Baru Di Daerah BSD Dan Bekasi Pada Desember 2017
• PRBX Anggarkan Capex Sebesar US$ 30 Juta Untuk Tahun 2018
• TOWR Akan Membagikan Dividen Sebesar Rp 30 Per Saham Pada 22 Desember 2017
• BBTN Memproyeksi Fee Based Income 2018 Berada Di Atas 30%
• ASRI Akan Mengembangkan Proyek Di Kota Ayodhya Pada Tahun 2018 Dengan Membangun 100 Unit Rumah
• JSMR Akan Menaikan Tarif Lima Ruas Jalan Tol Sebesar 6,7% - 10% Mulai 8 Desember 2017
• Hingga Kuartal III 2017 INCF Mencatatkan Pendapatan Sebesar 54,42% Menjadi Rp 449 Miliar Dari Sebelumnya Rp 291 Miliar
• IMJS Menerbitkan PUT I Sebanyak 692 Juta Saham Dengan Harga Rp 500 Per Saham
• AKRA Berencana Mendivestasi Anak Usahanya Di China Khalista Chemical Industry Co. Ltd

...download>> view pdf format>> back>>